Silakan kirimkan Surat Anda melalui form di bawah ini. Redaksi mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai identitas lengkap dan jelas. Redaksi Niriah.com tidak bertanggung jawab atas isi dari surat pembaca yang tertera dalam halaman ini.
Oleh
24 Juli 2007
Saya menyambut baik makin banyaknya bank syariah di tanah air. Itu menunjukkan bahwa bisnis perbankan syariah mempunyai masa depan yang baik. Disisi lain kepedulian kita untuk melakukan bisnis secara syari'i pun makin bagus.
Menurut hemat saya, kelebihan bank syariah dibanding bank konvensional adalah pertama menjunjung tinggi asas kejujuran, transparansi dan keadilan. Kedua, dalam pelaksanaannya tidak menjadikan profit sebagai tujuan utamanya.
Namun demikian, sebagai salah seorang pengguna (katakanlah nasabah) bank syariah, saya menemukan dalam operasionalnya bank syariah kita masih menerapkan "praktik" konvensional. Misalnya, dalam hal penetapan agunan.
Bagi usaha skala kecilagunan bisa menjadi kendala serius melakukan ekspansi usaha. Contohnya seperti dialami seorang perajin software kenalan saya. Ia mengaku kelimpugan mencari pendanaan agar proyeknya bisa bergulir. Alternatif pembiayaan melalui bank syariah pun ditempuhnya. Sayangnya, tidak membuahkan hasil. Persoalannya karena dia tidak memiliki agunan selain kontrak kerja dengan klien yang dipegangnya. Selain itu proses administratif pun dirasakannya ruwet, ada puluhan persyaratan yang harus dipenuhi sebelum dianggap bankable. Alhasil, dia mentok lalu wassalam.
Saya kira ada banyak pengusaha kecil menengah bernasib sama dengan teman saya itu. Padahal, sejatinya, bank syariah harus lebih berpihak kepada pengusaha-pengusaha gigih seperti teman saya itu. Saya yakin pengusaha seperti itu tak akan menyusahkan. Tak akan membuat kredit macet dll. Dengan demikian, jika saja perbankan syarih lebih memperhatikan pengusaha seperti itu saya yakin akan lebih menguntungkan dan banyak pihak yang tertolong. Termasuk banknya sendiri.
Mungkin saya terlalu menyederhanakan persoalan. Atau, boleh jadi karena saya belum paham seutuhnya dengan praktik perbankan syariah. Namun pengalaman yang dialami rekan saya tersebut meyakinkan saya bahwaperbankan syariah belum beda nyata dengan perbankan konvesional.
Last but not least, saya mengucapkan selamat kepada Niriah.com. Saya berharap ke depan portal ini bisa menjadi rujukan bagi calon nasabah dalam mencari informasi seputar produk dan jasa keuangan syariah. Juga bagi pebisnisyang berminat untukberbisnis secara syariah. Semoga pula, Niriah.com mampu intermediasi untuk mengakses pasar dan kapital: Dua kaki yang menyokong tegaknya bisnis dimanapun berada.
Selamat!
Ikhsan
Pondok Pinang
niriah.com