Konsultan Ekspor Impor Indonesia
Cerita mas Toton di rubrik Sosok Niriah.com sangat menarik. Saya tertarik mengikuti jejak mas Toton menjadi ekportir kelas dunia. Sekarang saya memiliki usaha sendiri walau masih terbilang sederhana sekali. Saat ini saya ingin mengembangkan usaha, dan menambah modal. Bagaimana caranya agar saya dapat mendapatkan bantuan modal usaha? Saya tidak punya sertifikat tanah ataupun rumah, tempat tinggal saya sekarang pun hanya sewa tahunan. Terima kasih.
Tatan , Cimahi Selatan
Jawa Barat
Sebenarnya ketergantungan modal untuk eksportir adalah nomor sekian, karena yang penting adalah order dari buyer. Modal bisa dicari, dengan cara meminjam dulu ke teman.
Bank akan memberikan kredit ekspor jika sudah aktif rekeningnya. Rekening aktif karena uang dari teman yang jadi modal order-order awal juga tidak apa-apa. Lama-kelamaan bank akan menawarkan kredit, mulai dari 100 juta dulu. Tanpa jaminan, kalau rekening sudah aktif (sudah sering masuk uang dari luarnegeri).
Jaminannya adalah order buyer, bisa dalam bentuk L/C (letter of credit) ataupun PI (proforma invoice) saja. Jadi tanpa jaminan aset. Tapi jika ada uang masuk, bank akan segera memotongnya.
Biasanya jika pembayaran order buyer memakai L/C akan dimodali 80% sedangkan jika T/T (Transfer Telex)/PI saja, dimodalinya 70%.
Jangan berkecil hati karena tidak ada modal. Menurut pengalaman saya, mencari order dari luar negeri dibandingkan dengan mencari modal, itu lebih masih susah mencari order dari luar negeri.
Mudah-mudahan manfaat.
niriah.com
Konsultasi Wirausaha sebelumnya