KONSULTASI > WIRAUSAHA

Ivan Irawan

Ivan Irawan

Direktur Bisnis OASISTNG

Pertanyaan

Ingin Mendapatkan Pembiayaan Usaha Mikro

Saya adalah seorang pedagang kecil di bidang retail roti dan pisang panggang, susu murni dll yang berjualan diatas lahan sewa yg disewa oleh sekitar 15 pedagang. Saya membaca bahwa pemerintah akan menyalurkan dana untuk UKM melalui koperasi. Bagaimana prosedurnya untuk hal tersebut?

Perlu diketahui juga bahwa saya dan rekan di lahan sewa tersebut tidak mempunyai koperasi dan memang agak sulit untuk mengajak mereka bergabung membentuk koperasi.

Saya mengharapkan adanya binaan dari kelompok atau instansi terkait, kemana saya harus mencari pembina atau penyuluh untuk para pedagang seperti kami, agar segala sesuatunya bisa berjalan seperti yg kami harapkan.

Agus Suwarlan , Kedai Suci, Bandung

Jawaban

Sebelumnya, mohon maaf karena tanggapan kami mungkin belum secepat yang diharapkan Pak Agus. Kami terlebih dahulu harus menghubungi pihak-pihak terkait agar jawaban kami dapat benar-benar membantu mewujudkan yang diharapkan Pak Agus dan rekan-rekannya.

Usaha Pak Agus dan rekan-rekan lain tergolong dalam usaha mikro, yang memang selayaknya menjadi prioritas pemerintah untuk membantu mengembangkannya sehingga mampu menggairahkan sektor ekonomi dan perdagangan mikro dan pada akhirnya membantu mensejahterakan rakyat.

Saya pribadi melihat pemerintah sangat serius dalam mengembangkan UMKM, demikian pula institusi keuangan seperti bank, koperasi, BMT (Baitul Maal wat-Tamwil), bahkan juga perusahaan terutama BUMN melalui dana PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan). Jadi jika bicara masalah minat membantu UMKM, itu sudah tidak perlu dipertanyakan lagi.

Sayangnya dalam pelaksanaan penyaluran dana untuk UMKM, banyak ditemukan hambatan dan kegagalan. Hambatan dan kegagalan ini dapat berasal dari institusi penyalur dana maupun penerima dana. Beberapa hambatan tersebut antara lain:

Dari Sisi Penyalur Dana:
- Tidak memiliki perangkat/model/sistem yang dapat membantu proses penilaian kelayakan usaha mikro
- Tidak memiliki perangkat/model/sistem pemantauan kinerja usaha mikro
- Kesulitan dalam melakukan penagihan (biasa dialami jika penyaluran bukan dilakukan oleh lembaga keuangan)
- Skim pembiayaan kurang sesuai dengan model bisnis dari usaha mikro

Dari sisi penerima dana:
- Umumnya tidak memiliki jaminan yang bankable
- Lemah dalam pencatatan dan pengelolaan keuangan usaha
- Usaha tidak berkembang karena persaingan usaha dan usaha yang dijalani kurang memiliki prospek jangka panjang

Harapan dari pemberdayaan UMKM adalah menumbuhkan UMKM yang memiliki usaha yang berkembang (growth) dan berkesinambungan (sustainable). Umumnya program pemberdayaan UMKM hanya menyentuh sisi dukungan finansial (financial support), dan tentu saja hal ini belumlah cukup. Untuk memenuhi harapan, maka program pemberdayaan UMKM juga harus juga mencakup dukungan teknis (technical support) misalnya skill dan manajemen produksi, dan dukungan bisnis (business support) seperti pemasaran produk UMKM.

Menjawab permasalahan di atas, Niriah.com telah berencana untuk ikut terjun langsung dalam menemukan solusinya. Niriah.com saat ini telah memiliki model pemberdayaan UMKM yang dapat mencakup aspek finansial, teknis dan bisnis dengan mengupayakan sinergi antara pihak terkait pemberdayaan UMKM. Kerjasama Niriah.com dengan OASIS-TNG (sebagai pengembang sistem inti perbankan syariah) telah menghasilkan aplikasi yang memiliki portabilitas untuk melakukan fungsi penilaian pra pembiayaan dan fungsi monitoring kinerja usaha mikro. Dengan demikian diharapkan pihak penyalur dana dapat lebih mudah dalam memberikan pembiayaan kepada usaha mikro.

Model pemberdayaan UMKM Niriah.com membutuhkan keterlibatan banyak pihak terkait, sehingga masih dibutuhkan waktu untuk dapat diimplementasikan. Kami optimis, Insya Allah pada akhir triwulan pertama 2008, proyek pilot pertama dapat segera diluncurkan.

Terkait dengan keinginan Pak Agus dan rekan-rekan mendapatkan pembiayaan UMKM, maka memang tidak selalu harus dengan membentuk koperasi baru. Pak Agus dan rekan dapat menjadi anggota koperasi/BMT yang telah ada untuk dapat memperoleh pembiayaan. Prosesnya tentu disesuaikan dengan prosedur yang ada di koperasi/BMT tersebut.

Niriah.com dapat membantu Pak Agus dan rekan-rekan dalam mengakses lembaga pembiayaan mikro. Dalam waktu dekat, kami akan membuka registrasi data bisnis UMKM. Sebelum hal ini terwujud, Pak Agus dan rekan-rekan pun dapat kembali menghubungi kami di Niriah.com berkaitan dengan data usaha dan permodalan yang dibutuhkan. Semoga membantu.

niriah.com

Konsultasi Wirausaha sebelumnya