Pembahasan buku ini menitikberatkan dinamisme dunia bisnis yang tidak pernah statis, selalu berubah. Akan tetapi, perubahan adalah faktor eksternal perusahaan. Kepekaan pemilik perusahaan sebagai pembuat keputusan terhadap perubahan itulah yang penting.
Namun, tanggap pada dinamisme dunia usaha hanyalah satu dari sejuta kemungkinan lain yang menjelaskan fenomena perusahaan dengan modal terbatas yang merintis bisnis baru tumbuh begitu pesat dan perusahaan yang memulai bisnis dengan modal besar hanya hidup sebentar. Atau, perusahaan-perusahaan raksasa yang tiba-tiba jatuh begitu saja setelah lama bercokol di papan atas.
Dalam buku ini penulis menyampaikan beberapa gagasan penting yang harus diketahui pengelola perusahaan supaya tetap survive di dunia bisnis dengan menyoroti masalah internal perusahaan. Ia membaginya menjadi 25 tema yang ia sebut sebagai "rahasia" yang tersebar dalam empat bab yang merupakan urutan dari tahapan awal sampai akhir, yaitu mengelola organisasi, memacu kinerja, menyiasati modal, membangun etika.
Tulisan ini menjadi menarik mengingat penulis berlatar belakang perbankan, tetapi isi buku ini tidak sepenuhnya dilihat dari satu sudut pandang saja atau atas dasar pengalaman faktualnya dalam mengelola bank saja. Isi buku ini juga sangat mencerminkan kepekaan penulisnya dalam membaca situasi dunia usaha secara keseluruhan sebagai hasil interaksi yang intens dengan berbagai macam stakeholder, seperti kreditor, pemilik perusahaan, karyawan, CEO, pengusaha dan masyarakat umum.
Sebagai misal adalah bahasan mengenai prinsip yang sering dilupakan perusahaan yang sudah sukses dalam suatu bidang, yaitu prinsip core competence. Intinya, daripada menjalani semua bidang tetapi menjadi follower lebih baik menjadi pemuka dalam satu bidang tertentu.
Mengenai hal itu, penulis tidak sekadar menyuguhkan teori tetapi juga memberi tips berikut penjelasan rinci cara menentukan kembali fokus usaha yang tepat sehingga memberi peluang untuk jadi terkemuka. Yaitu: experience, resource, competence dan komitmen.
Ia juga menyampaikan pengamatannya dalam hal persaingan bisnis. Misalnya, apa yang harus dilakukan suatu perusahaan ketika ada pesaing baru. Apakah tepat jika terus-menerus berusaha mengimbangi pesaing dengan mengeluarkan produk sejenis dan memasang iklan gila-gilaan sehingga diharapkan dapat mengikis perhatian orang terhadap pesaing? Ataukah, ada strategi lain yang lebih efektif?
Di bagian lain, penulis menyampaikan poin-poin penting seperti leadership culture yang bukan hanya sekedar memberi perintah kepada anak buah. Juga, tentang outsourcing yang lebih efektif dibandingkan merger atau akuisisi. Ada juga tentang coopetition, perusahaan godzilla, dan masih banyak lagi gagasan strategis menarik lainnya.
Last but not least, meskipun yang disampaikan sangat serius, tapi gaya penulisan yang dipilih sangat santai sehingga buku ini tidak terasa "berat". Cocok untuk dibaca oleh pengusaha, pengamat bisnis, mahasiswa maupun masyarakat umum yang memiliki minat dalam dunia bisnis dan usaha.
niriah.com
Buku sebelumnya