Surat berharga seperti saham dan obligasi, tanah atau properti dan valuta asing merupakan tren investasi saat ini. Sedangkan investasi emas mungkin belum terlalu terdengar. Tidak mengherankan bila banyak yang tidak tahu bahwa emas atau logam mulia merupakan investasi yang tidak terpengaruh pada inflasi, bahkan disebut penangkal inflasi!
Sebagai salah satu penghasil emas terbesar di dunia, sangat disayangkan bangsa Indonesia pengetahuannya masih terbatas dalam mengenali keuntungan investasi emas. Untuk itu Mohamd Ihsan Palaloi dan kawan-kawan kemudian menulis buku berjudul "Kemilau Investasi Emas" ini.
Buku ini bisa dibilang panduan lengkap berinvestasi dengan emas. Segala sesuatu tentang investasi emas dari A sampai Z dibahas disini. Dimulai dengan penjelasan sejarah emas hingga pembeberan "rahasia" mengapa keunggulan investasi emas seakan ditutup-tutupi dan dikuasai oleh kalangan tertentu saja.
Pembaca disuguhi ilustrasi menarik yang menggambarkan keuntungan investasi emas, seperti dijelaskan dalam fenomena calon haji 1999. Pada 1998, sebagian calon jamaah haji Indonesia batal diberangkatkan. Alasannya, kuota yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi sudah terlampaui. Keberangkat mereka pun ditunda hingga tahun berikutnya.
Menghadapi kejadian itu, sebagian calon jamaah haji ada yang membiarkan uangnya (sebesar Rp 8 juta) di tabungan haji. Namun ada pula yang mengambil tabungannya itu lalu diinvestasikan dalam bentuk emas (310 gram). Apa yang terjadi kemudian sungguh tidak disangka. Tahun 1998 Indonesia mengalami krisis ekonomi yang parah sehingga nilai mata uang Rupiah merosot tajam. Dampaknya, biaya perjalanan haji melonjak hingga tiga kali lipat menjadi Rp 21 juta rupiah!
Alhasil, calon jamaah haji yang menyimpan uangnya di bank terpaksa gigit jari karena uangnya kini tak cukup untuk membiayai berangkat haji. Berbeda dengan calon jamaah haji yang tabungannya diinvestasikan dalam bentuk emas, ketika dijual nilainya tidak berkurang, sekitar Rp. 23 juta dan masih bisa memenuhi biaya naik haji.
Di bagian lain buku ini, penulis menyajikan banyak fenomena lain sebagai ilustrasi betapa menguntungkannya berinvestasi dalam bentuk emas. Untuk melengkapi penjelasannya, penulis juga mencantumkan berbagai macam bentuk emas seperti perhiasan, lantakan, dan koin. Tak ketinggalan, informasi tempat membeli dan menjual emas di Indonesia, produsen-produsen emas di Indonesia, tips merawat dan menyimpan emas hingga prediksi emas di masa mendatang.
Ringkasnya, buku ini cukup berhasil memberikan perspektif baru mengenai keuntungan berinvestasi emas. Dengan demikian, jika Anda investor yang paham untuk tidak "menaruh semua telur dalam satu keranjang", emas bisa menjadi pilihan menarik...
niriah.com
Buku sebelumnya