BERITA > SUMBER DAYA MANUSIA

Praktisi dan Akademisi Bentuk CISFED

Oleh ISM
12 Februari 2009

Sejumlah praktisi dan akademisi muda Indonesia membentuk Center for Islamic Studies in Finance, Economics and Development (CISFED). Lembaga think tank yang berpusat di Jakarta ini bertekad mengenalkan intelektual, moral dan spiritual Islami kedalam konsep keuangan, ekonomi dan pembangunan yang modern.

"Kami percaya penelitian berbasis kebijakan Islam diperlukan saat ini dan CISFED siap berkontribusi di area tersebut," ujar Chairman CISFED, Farouk Abdullah Alwyni, dalam sambutannya saat launching CISFED di Jakarta, Rabu (11/2/2009).

Ia juga menyebutkan Ekonomi Islam yang beretika saat ini mulai dilirik dan dipelajari oleh negara-negara Barat.

Kedepan CISFED akan menerbitkan laporan tahunan mengenai keuangan Islam di Indonesia dalam bentuk Indonesian Islamic Financial Outlook, midyear review, laporan penelitian dan public policy paper yang berisi penelitian mendalam keuangan, ekonomi dan pengembangan ekonomi Islam.

CISFED didukung oleh Farouk A Alwyni (sekarang Direktur ALIF) sebagai Chairman; Aji Dedi Mulawarman (Universitas Brawijaya) sebagai Executive Director; Masyhudi Muqorobin (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta) sebagai direktur; Saat Suharto (CEO Permodalan BMT); dan Yusuf Hidayat (Universitas Al Azhar Indonesia). Sementara di jajaran Board of Trustee terdapat Nasyith Majidi, Awalil Rizky (BRIGHT Indonesia), dan Marwah Daud Ibrahim.

Bersamaan dengan launching CISFED, Aji Dedi Mulawarman juga melakukan launching buku berjudul "Akuntansi Syariah, Teori, Konsep dan Laporan Keuangan". Ia menawarkan konsep akuntasi berdasar nilai utama, yakni tawhid.

Menurutnya, konsep tersebut harus memenuhi tiga syarat utama, yakni koeksistensi, penyucian dan adaptasi kontekstual.

Ia menilai sistem akuntansi sekarang belum memenuhi realitas masyarakat Indonesia. Untuk itu perlu disusun sebuah konsep akuntansi yang sesuai realitas masyarat religius Indonesia, yaitu religiusitas yang didominasi 85 persen masyarakat Muslim.

niriah.com

Berita Sumber Daya Manusia sebelumnya