BERITA > PEMASARAN

Kalangan Non-Muslim pun Minati Layanan Syariah

Oleh BHS
23 Agustus 2007

Layanan perbankan syariah ternyata tak hanya diminati oleh kalangan muslim. Kalangan non-muslim pun mulai menggemari layanan perbankan tanpa riba ini. Salah satu buktinya adalah apa yang dialami Bank Syariah Mandiri.

Bank syariah milik pemerintah itu beberapa waktu lalu membuka kantor cabang Manado. Ini adalah daerah yang mayoritas penduduknya justru non-muslim. Namun, ternyata, "Kantor Cabang Manado mencapai Break Event Point (BEP) lebih cepat dibandingkan kantor cabang lain," kata Direktur Bank Syariah Mandiri Zainal Fanani, Senin lalu, kepada wartawan.

"Ini menunjukkan Bank Syariah Mandiri diterima secara integral," ujarnya.

Fenomena tingginya minat kalangan non-muslim terhadap bank syariah juga dialami oleh Bank Danamon Syariah. Bank ini baru-baru ini mengelularkan layanan kartu kredit tanpa bunga, yakni Dirham Card. Ternyata kartu kredit Dirham Card ini juga diminati kalangan non-muslim.

"Banyak dari mereka yang mendaftar untuk pemegang kartu kredit ini," kata Rian, salah seorang petugas marketing kartu kredit ini yang ditemui Niriah.com di Mal Ambasador, Jakarta, pekan lalu. Dalam beberapa pameran Dirham Card di beberapa perkantoran fenomena itu, kata Rian, kerap terjadi.

Mengapa kalangan non-muslim meminati layanan non-rente ini? "Mereka itu lebih paham hitung-hitungan bahwa kartu kredit tanpa bunga ini lebih menguntungkan daripada kartu kredit biasa," tambahnya.

Ia mencontohkan layanan Dirham Card yang tak membebani bunga pada nasabahnya. Bila nasabah itu bulan berikutnya belum membayar dan ia tak menggunakan kartu kreditnya, maka ia hanya membayar pokok pinjamanannya. Tanpa bunga, tanpa denda. Tapi bila kemudian di bulan berikutnya ia membelanjakan kartu kreditnya, barulah ia kena denda.

"Itu yang membuat mereka suka pada layanan ini," kata Rian lagi.

niriah.com

Berita Pemasaran sebelumnya