Oleh ISM
31 Juli 2008
Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menyampaikan kritikannya terhadap penamaan "SME`sCO Festival" yang berbahasa Inggris. "Masak, Wakil Presiden juga tidak tahu apa itu SME`sCO Festival," kata Kalla saat pembukaan "SME`sCO Festival" ke-6 di Jakarta, hari ini (31/7/2008).
Menanggapi kritikan tersebut Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) berencana mengubah nama "SME`sCO Festival" yang menggunakan bahasa Inggris dengan nama yang lebih mudah diingat dan mencerminkan identitas Indonesia.
"Nama SME`sCO Festival akan kita ganti. Nanti akan kita rebranding dan bisa diganti dengan nama KUKM Festival," kata Menteri Koperasi dan UKM Suryadharma Ali.
SME`sCO sendiri merupakan kependekan dari "Small, Medium Enterprises and Cooperative" atau Usaha kecil, menengah dan koperasi.
Selain akan mengubah nama pihaknya, kata Suryadharma, akan mengganti nama gedung yang difungsikan sebagai tempat pemasaran produk UKM dan koperasi yaitu Gedung SPC (SMesCO Promotion Center) di Jl Gatot Subroto dengan nama yang lebih Indonesia.
Perubahan nama baru, menurut Suryadharma, akan diupayakan tahun ini juga sehingga pada pelaksanaan pameran serupa tahun 2009 sudah bisa digunakan. Hal itu dimungkinkan karena pada saat bersamaan juga akan digelar ASEAN SME Global Expo 2009 pada Agustus 2009. Pihaknya, kata dia, akan mengupayakan pameran ke-7 pada 2009 tersebut skalanya meningkat menjadi pameran internasional.
SME`sCO Festival ke-6 tahun ini diikuti 600 peserta KUKM dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia yang menempati kurang lebih 480 booth. Dibanding tahun lalu jumlah peserta naik lima persen dan diharapkan akan dikunjungi 60 ribu pengunjung atau naik 11 persen dibanding pameran tahun sebelumnya. Sementara nilai transaksi yang diharapkan sebesar Rp17 miliar atau meningkat 6 persen dari 2007.
niriah.com
Berita Pemasaran sebelumnya