BERITA > KEUANGAN

Muamalat Akan Tambah Modal Rp 1 Triliun

Oleh ISM
25 November 2009

PT Bank Muamalat Indonesia (Muamalat) berencana melakukan penambahan modal sebesar Rp 1 triliun dari posisi saat ini yang mencapai Rp 1,3 triliun pada 2010. Peningkatan modal diharapkan mampu mendukung ekspansi bisnis.

"Muamalat berencana melakukan penambahan modal lewat rights issue atau cara lain. Dengan peningkatan modal tersebut diharapkan mampu mendukung upaya bisnis yang kian kompetitif," kata Direktur Utama Muamalat Arviyan Arifin, Selasa (24/11/2009).

Arviyan optimis bahwa dengan penambahan modal tersebut, aset bank pertama syariah ini diperkirakan akan terdongkrak hingga mencapai lebih dari Rp 30 triliun pada 2012 karena ditopang oleh infrastruktur yang memadai.

Selama 2009 Muamalat melakukan ekspansi bisnis dengan membuka 20 kantor cabang baru yang beroperasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Serang, serta beberapa cabang dan cabang pembantu di beberapa kota besar lainnya.

Selain itu telah pula dibuka outlet baru di luar negeri yaitu di Kuala Lumpur. "Sejauh ini cabang Kuala Lumpur memiliki kinerja cukup memuaskan," kata Arviyan.

Muamalat mencatat aset per Oktober 2009 (unaudited) mencapai Rp 14,97 triliun atau tumbuh 23,08 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Kenaikan aset ini ditunjang oleh naiknya dana pihak ketiga (DPK) yang menyentuh angka Rp 12,28 triliun atau naik sebesar 25,94 persen dibanding tahun sebelumnya.

Namun, kenaikan aset tidak diiringi dengan peningkatan laba. Sampai akhir bulan lalu laba Muamalat mencapai Rp 115,44 miliar, jauh dari laba yang diraup tahun lalu yang tercatat Rp 356 miliar sampai bulan September.

niriah.com

Berita Keuangan sebelumnya