Oleh BI
04 Agustus 2008
Pemegang saham BRI Syariah, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, telah menyerahkan empat calon direksi untuk mendapat persetujuan dari Bank Indonesia. Pengajuan calon itu disampaikan akhir bulan lalu.
"Mereka telah mengajukan empat nama calon direksi, satu direksinya masih menjabat di salah satu bank syariah swasta," ungkap Direktur Perbankan Syariah Bank Indonesia Ramzi A. Zuhdi kepada Bisnis Indonesia, di Jakarta, akhir pekan lalu.
Menurut dia, pihaknya akan melakukan uji kepatutan dan kelayakan dalam waktu dekat ini agar operasional BRI Syariah bisa segera berjalan. "Dalam waktu dekat ini akan dilakukan fit and proper test, karena syaratnya juga sudah lengkap."
Beroperasi Agustus 2008
Sulaiman Arif Arianto, Direktur Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menyatakan BRI Syariah dipastikan mulai beroperasi pada Agustus 2008.
"Konversi Bank Jasa Arta menjadi bank syariah sudah direstui, sehingga dengan keluarnya ijin konversi, pada Agustus ini langsung jalan sebagai bank syariah dan tetap akan fokus di UMKM," ujar Sulaiman, seusai konferensi pers BRI di Jakarta, Kamis (31/7/2008).
Sulaiman mengungkapkan, unit usaha syariah (UUS) BRI secara bertahap hingga akhir 2008 akan dilebur ke dalam BRI Syariah yang telah terbentuk. "Dengan demikian diharapkan pada 2009 BRI Syariah sudah betul-betul jalan," tandasnya.
Menurut Sulaiman, cabang BRI syariah mungkin mencapai sekitar 54 kantor. Jumlah tersebut akan bertambah dengan adanya rencana memanfaatkan jaringan BRI yang saat ini mencapai 5.095 kantor dengan 4.306 diantaranya merupakan BRI Unit.
"Pada BRI Unit itulah bisa dilakukan office channeling, sehingga pasarnya tetap besar karena target marketnya (UMKM) berbeda dengan bank syariah lain," ujar Sulaiman.
Operasional BRI Syariah telah beberapa kali tertunda. Semula bank umum syariah keempat ini akan beroperasi Januari 2008. Sofyan Basir, Direktur Utama BRI, dalam konferensi pers mengatakan, penundaan pengoperasian BRI Syariah dikarenakan minimnya sumber daya manusia.
"SDM di bidang syariah masih minim, sehingga waktu itu kami kesulitan mencari calon direktur yang berpengalaman dan profesional. Tapi Agustus ini BRI Syariah sudah mulai beroperasi, meskipun untuk sementara dengan tiga direksi," ujar Sofyan.
niriah.com
Berita Keuangan sebelumnya