Oleh BI
04 Agustus 2008
Beberapa bank syariah dan unit usaha syariah hingga Juni 2008 membukukan laba yang melonjak signifikan setelah meningkatnya pembiayaan dan perolehan dana bagi hasil. Bank Muamalat dan Bank Syariah Mandiri, mencatat perolehan laba paling besar.
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk membukukan peningkatan laba bersih sebesar 15,9% menjadi Rp153 miliar dan PT Bank Syariah Mandiri yang naik 56,6% menjadi Rp141 miliar. Sementara itu, unit usaha syariah PT Bank Negara Indonesia Tbk mendongkrak laba bersih hingga 84% menjadi Rp19,27 miliar dan PT Bank Internasional Indonesia Tbk naik 9,65 menjadi Rp6,05 miliar.
Laba yang berhasil dibukukan tiga unit usaha syariah lainnya naik tajam. Bank Bukopin tumbuh mencapai 254% menjadi Rp6,84 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk naik 228% menjadi Rp2,73 miliar dan PT Bank Niaga Tbk tumbuh 129% menjadi Rp20,92 miliar.
Meningkatnya kinerja laba unit syariah ini didorong oleh pertumbuhan pembiayaan yang naik cukup signifikan mencapai 109% menjadi Rp2,6 triliun.
"Pertumbuhan pembiayaan yang tinggi itu membuat perolehan dana bagi hasil juga naik sekitar 14%. Saat ini, pembiayaan syariah sebagian besar dikucurkan ke sektor komunikasi, perdagangan dan usaha kecil menengah," ujar Kepala Divisi Unit Usaha Syariah BNI Ismi Kushartanto kepada Bisnis Indonesia, kemarin (3/8/2008).
Menurutnya, pembiayaan syariah hingga akhir tahun diproyeksikan tumbuh 100% menjadi sekitar Rp3,4 triliun. Dengan naiknya proyeksi pembiayaan sebesar dua kali lipat tersebut, pada akhir tahun ini laba akan terdongkrak pada kisaran Rp60 miliar-Rp80 miliar.
"Naik tajam dibandingkan akhir tahun lalu sekitar Rp20 miliar," tegasnya.
niriah.com
Berita Keuangan sebelumnya