Oleh ISM
04 Juli 2008
Pasar produk halal dunia pada 2008 diperkirakan mencapai US$ 2,1 triliun. Atau, meningkat 100 persen lebih dari tahun sebelumnya sebesar US$ 1 triliun.
Dalam sambutan pembukaan The 2nd Indonesia International Halal Exhibition [berlangsung 3-6 Juli 2008] di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (3/7/2008), Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amidhan mengatakan dari angka tadi [US$ 2,1 triliun] 60 persennya terkumpul di Indonesia, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.
Saat ini, tambah Amidhan, 2800 perusahaan dalam dan luar negeri yang menghasilkan dan memasarkan produk-produk halal di Indonesia telah mendapatkan sertifikasi, meliputi sejumlah 60.000 item produk.
"Dari total itu 80 persen lebih pada produk makanan dan minuman, sisanya kosmetik dan lain-lain," jelasnya.
Amidhan menyayangkan kesadaran masyarakat Indonesia terhadap produk kosmetik yang bersertifikat halal masih rendah, masih jauh tertinggal dengan negara-nagara di Timur Tengah yang sudah waspada terhadap produk kosmetik halal.
Sementara itu, Direktur Lembaga Pengkajian Pangan Obat dan Makanan MUI Nadratuzzaman Hoesein mengatakan bahwa produk halal sudah menjadi tren global.
Dari 2800 perusahaan dalam dan luar negeri yang sudah mendapat sertifikat, untuk luar negeri 51 persennya adalah perusahaan China. "China itu raksasa besar, mereka juga berkomitmen untuk merapkan sertifkasi halal," ujarnya.
niriah.com
Berita Bisnis sebelumnya