BERITA > BISNIS

Perguruan Tinggi Diminta Berdayakan UKM

Oleh ISM
13 November 2007

Perguruan tinggi diminta meningkatkan keterlibatannya memacu pemberdayaan usaha skala kecil menengah (UKM) berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) melalui pengembangan potensi ekonomi lokal.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Utama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Rochadi Abdulhadi di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, akhir pekan lalu.

"UKM yang berorientasi iptek perlu diberdayakan melibatkan akademisi, mengingat perguruan tinggi menghasilkan berbagai penelitian yang bisa digunakan mengembangkan potensi daerah," ujarnya, seperti dikutip Bisnis Indonesia.

Rochadi mengharapkan akademisi dapat menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi pengembangan masyarakat, sehingga tidak ada lagi hasil penelitian yang ditumpuk di meja ataupun di gudang.

Ia menunjukkan sentuhan iptek terbukti mampu mengembangkan potensi ekonomi lokal, seperti industri kerajinan di Solo, Jawa Tengah, pengembangan sapi perah di Sulawesi dan di Jawa Barat. Juga para petani di Sulawesi Selatan yang telah mampu mengekspor bibit kentang ke Malaysia sesudah memberikan sentuhan komoditas tersebut dengan iptek.

Saat ini, menurut Rochadi, terdapat 6.500 unit UKM berbasis iptek di 31 provinsi yang mencapai kemandirian, di antaranya telah mampu mengekspor produk kerajinan secara online ke AS yakni perajin di Lombok serta Bali.

niriah.com

Berita Bisnis sebelumnya