BERITA > BISNIS

"Bank Syariah Perlu Kerja Sama Capai Lima Persen"

Oleh ISM
17 Juni 2007

Ketua Umum Asosiasi Bank Islam Indonesia (Asbisindo) terpilih periode 2007-2012, Ahmad Riawan Amin menyatakan, seluruh bank syariah perlu bekerja sama untuk mendorong pencapaian pangsa perbankan syariah menjadi lima persen pada 2008. Kerja sama meliputi produk, layanan, dan jaringan. Sehingga target pangsa lima persen dapat dengan mudah dicapai. "Untuk mencapai pangsa lima persen, bank syariah harus berjamaah. Bila tidak mungkin akan sulit tercapai,' katanya kepada Republika usai acara penutupan Munas Ke-4 Asbisindo, Jumat, (15/6).

Dorongan agar bank syariah berkerja sama sejalan dengan saran Gubernur BI, Burhanuddin Abdullah ketika membuka Munas ke-4 Asbisindo. Pertama, Gubenur mendorong agar sosialisasi dan promosi perbankan syariah lebih terarah. Kedua, Gubernur juga meminta agar perbankan syariah memiliki posisi yang cukup kuat dalam industri perbankan nasional. Ketiga, Gubernur mendorong agar pengembangan dan pemasaran produk dan layanan perbankan syariah lebih optimal.

"Saya kira untuk merealisasikan dorongan tersebut, penting bagi bank syariah untuk berjamaah. Tapi, ini pandangan saya dan perlu dibicarakan dengan pengurus Asbisindo lainnya karena memang belum terbentuk," katanya. Riawan juga akan mendorong RUU Bank Syariah, agar segara disahkan. Namun, ia juga akan mendorong agar RUU tersebut agar tidak mengatur secara terperinci industri perbankan syariah karena UU berbeda dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI). "Kalau terlalu detail, apa bedanya UU dengan PBI. Selain itu, kalau terlalu detail dan mengikat, bank syariah bisa terbelenggu,” katanya.

Burhanuddin sebelumnya menyebutkan, pertumbuhan perbankan syariah memang cukup baik dari tahun ke tahun. Namun, bila dibandingkan pangsa perbankan nasional, pertumbuhan tersebut masih belum memuaskan. Saat ini, pangsa perbankan syariah masih berada pada level 1,7 persen. Karena itu, ia pun memasang target bagi pertumbuhan perbankan syariah menjadi lima persen pada akhir 2008 dan menjadi 15 persen pada 2015.

niriah.com

Berita Bisnis sebelumnya