Oleh ISM
08 November 2007
Pembiayaan yang disalurkan perbankan syariah untuk usaha kecil dan menengah (UKM) per September 2007 mencapai Rp 17,91 triliun atau 70 persen dari total pembiayaan. Dari total pembiayaan itu, pembiayaan untuk modal kerja Rp 14,3 triliun, untuk pembiayaan konsumsi Rp 5,88 triliun, dan pembiayaan investasi Rp 5,41 triliun.
Ketua Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) A Riawan Amin mengungkapkan hal itu dalam acara silaturahim pengurus Asbisindo dengan wartawan, di Jakarta, Selasa (6/11/2007).
Berdasarkan data Bank Indonesia, total pembiayaan perbankan syariah sejumlah Rp 25,59 triliun pada September 2007. Jumlah ini naik 25 persen dari total pembiayaan per Desember 2006 yang sejumlah Rp 20,44 triliun.
Dari segi aset, per September 2007 perbankan syariah memiliki aset Rp 31,8 triliun. Sedangkan dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun Rp 24,68 triliun dengan rincian deposito mudharabah Rp 13, 25 triliun, tabungan mudharabah Rp 8,1 triliun, dan giro wadiah Rp 3,33 triliun.
Hingga September 2007 ini, jumlah layanan syariah mencapai 1000 kantor layanan. Sedangkan kelompok perbankan syariah mencapai 137 buah. Jumlah ini terdiri atas tiga bank umum syariah, 25 unit usaha syariah, dan 107 bank perkreditan syariah.
niriah.com
Berita Bisnis sebelumnya